Visitasi Akreditasi Sekolah pada priode 2

Visitasi adalah kunjungan ke sekolah untuk menilai kelayakan sekolah tersebut, dengan menggunakan instrumen 8 SNP. Hasilnya sekolah terakreditasi (A, B atau C) atau tidak terakreditasi. Selama bulan November 2018, target utama BAN SM melaksanakan akreditasi terhadap sekolah-sekolah yang belum pernah diakreditasi seperti sekolah-sekolah baru dan sekolah-sekolah yang jauh lokasinya dari pusat kota. Tentu saja, dengan jarak yang jauh bisa jadi sekolah tersebut sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat. Tidak jarang, jalan hanya bisa ditempuh oleh sepeda motor yang  dilengkapi  rantai pada kedua bannya agar dapat melaju di jalanan tanah yang licin, terjal dan naik-turun.

Akses Jalan ke salah satu sekolah

Ada juga lokasi sekolah yang harus ditempuh melalui sungai atau laut menggunakan perahu, boat átau rakit. Para asesor berjuang menempuh medan yang dapat membahayakan dirinya untuk melaksanakan penilaian sekolah.  Bagi yang belum pernah menempuh jalanan seperti ini, tentu saja akan menghadirkan suatu ‘sensasi baru’, berupa rasa takut, cemas campur ‘deg-degan’.

Salah satu Sekolah yang Divisitasi

Pengalaman belajar apa yang diperoleh dari kegiatan visitasi ini? Tentu saja beraneka ragam  pengalaman  tergantung dari tanggapan masing-masing asesor. Paling utama adalah datangnya rasa simpati dan kagum kepada orang-orang yang mengabdikan dirinya mendidik anak-anak di sekolah. Keterbatasan tenaga pendidik, sarana dan prasarana, dan dana, tidak menjadi penghalang untuk terus bekerja bertahun-tahun mendidik anak-anak di sekolah. Di tempat nun jauh di sana, di puncak pegunungan, di tengah-tengah hutan, masih ada orang-orang yang tanpa pamrih mendirikan dan membangun sekolah untuk mencerdaskan anak bangsa.

4 tanggapan pada “Visitasi Akreditasi Sekolah pada priode 2”

Tinggalkan Balasan