PROGRES PELAKSANAAN PJJ JENJANG SMP TAHUN 2020

Untuk mengetahui progres PJJ di Indonesia jenjang SMP dilakukan survey cepat oleh Dirjen Pendidikan Usia Dini dan Sekolah Menengah melaui peserta Rakor Penilaian. Total Responden: 24.029 Sekolah, dari 472 Kab/Kota di 34 Provinsi. Metode pengambilan data dilakukan secara daring melalui Google Form, Teknik Sampling: Acak ( Random Sampling ). Waktu survey dilakukan selama 3 hari mulai tanggal 3 s. d 5 Oktober 2020.

Hasilnya adalah sebagai berikut:

PENERAPAN KURIKULUM: Sebanyak 15.876 (66%) responden mengimplementasikan Kurikulum Nasional yang Disederhanakan oleh Kemdikbud (Kurikulum Kondisi Khusus), diikuti berikutnya oleh Sekolah yang mengimplementasikan Kurikulum yang Disederhanakan Mandiri oleh Sekolah sebanyak 5.551 sekolah (23%), dan terakhir sebanyak 2.602 sekolah (11%) r

esponden mengimplementasikan Kurikulum Nasional yang Lengkap

MODA PJJ: Sumber dan Media Pembelajaran yang digunakan oleh Sekolah dari 24.029 Responden yang masuk adalah sebagai berikut:

  1. Media Pembelajaran didominasi oleh Aplikasi Whatsapp, digunakan oleh 17.398 responden (28%), d
  2. Aplikasi Google Classroom, digunakan oleh 9.997 sekolah (16%), kemudian diikuti oleh Aplikasi Zoom,   digunakan oleh 5.857 sekolah (9%)
  3.  Sumber dan Media Pembelajaran lainnya dengan jumlah responden di bawah 9%, berurutan dari terbesar menuju terkecil: Telkomsel, Rumah Belajar, Google Meet, TV Edukasi, Ruangguru, Indosat Ooredoo, Microsoft Office 365, XL Axiata,seTARA Daring, Google Suite for Education, Quipper School, Cisco Webex, Zenius, Kelas Pintar,SekolahMu, Kipin School, Meja Kita, Ganeca Digital, WeKiddo, IndonesiaX, dan ICANDO

Tinggalkan Balasan